Porter tentang kegiatan apa yang akan dan tidak

Porter dalam Ridwansyah (2017) mengemukakan
tentang strategi bahwa strategi memiliki peran sebagai payung yang memagari
berbagai taktik dalam hal ini adalah taktik pemasaran yang dilakukan oleh
perusahaan agar bermuara pada satu tujuan. Strategi akan memunculkan pilihan
bagi perusahaan dan menjadi panduan bagi perusahaan tentang kegiatan apa yang
akan dan tidak akan dilakukan (Ridansyah, 2017).

Nitisemito dalam Yuliana (2013) berpendapat bahwa
strategi merupakan rencana yang disatukan, bersifat luas dan berintegrasi pada
hal hal yang berhubungan dengan keunggulan startegis perusahaan terhadap
tantangan lingkungan. Dirancang untuk memastikan tujuan perusahaan dapat
terlaksana dengan tepat oleh organisasi (Yuliana, 2013).

Kertajaya (2015) berpendapat bahwa strategi
pemasaran seharusnya disesuaikan terhadap situasi dan kondisi lapangan dan
situasi persaingan yang selalu berubah mengikuti zaman (Kertajaya, 2015).

Abdurrahman (2015) memahami bahwa strategi
merupakan kesatuan rencana yang menyeluruh, komperhensif, dan terpadu yang
diarahkan guna mencapai tujuan perusahaan. Startegi hampir selalu dikaitkan dengan
arah, tujuan, dan penentuan posisi suatu organisasi dengan memperhitungkan
lingkungan sekitar (Abdurrahman, 2015).

Ridwansyah (2017) berpendapat bahwa menurutnya
dalam konteks bangunan pemasaran strategi tidak dapat dirasakan langsung oleh
para konsumen karena strategi adalah sebatas perencanaan diatas kertas yang
tidak langsung bersentuhan dengan pelanggan. Hal yang meliputi strategi adalah
segmenting, targeting, dan positioning (Ridwansyah, 2017) :

a.       Segmentasi
pasar merupakan suatu usaha untuk meningkatkan ketepatan pemasaran perusahaan.
Sebuah perusahaan tidak dapat melayani seluruh pelanggan di pasar yang sangat
luas. Pelanggan terlalu banyak dan tuntutan pembelian mereka berbeda-beda.
Perusahaan perlu mengidentifiasi segmen pasar yang dapat dilayaninya secara
paling efektif.

b.      Targeting
adalah pembidikan salah satu atau beberapa segmen khusus berdasarkan segmen
segmen yang telah ditentukan. Perusahaan dapat membidik satu segmen atau
beberapa macam segmen tergantung bisnisnya.

c.       positioning
merupakan suatu persepsi pikiran konsumen tentang bagaimanakah produk yang
dimiliki oleh perusahaan. Hal ini dilakukan setelah penentuan segmen
dilaksanakan dan telah mendapat target yang jelas.