Nama sendiri untuk mengklasifikasikan orang. Ada empat kategori

Nama : Shania Puspa S.NIM : 106117030Kelas : CO1Dosen : Dr. Adde Oriza Rio, M.Si dan Atiqa Khaneef Harahap S.I.Kom, M.Si 1. A) Definisi dari :• Komunikasi intrapersonal merupakan komunikasi yang terjadi dengan diri kita sendiri. Komunikasi intrapersonal menekankan pada diri atau yang disebut “the Self”. Ada sebuah paham bahwa jika kita bisa berkomunikasi dengan diri kita sendiri dengan baik, maka kita bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa masalah. Diri ada dua dimensi, dimensi internal dan dimensi social. Dimensi internal merupakan karakteristik sikap, nilai, kepercayaan, kebiasaan dan kepribadian. Sedangkan dimensi social merupakan kontak dengan orang lain. Ada beberapa jenis diri. Ada the physical self, yaitu tubuh dan penampilan, the emotional self, yaitu respon dari kita yang menyangkut emotion, the intellectual self, yaitu bagian intelektual, mengambil keputusan, mengobservasi dan the moral self, yaitu nilai yang mengandung kepercayaan atau etis. Masyarakat mempunyai cara sendiri untuk mengklasifikasikan orang. Ada empat kategori penting yaitu, ras, gender, orientasi seksual dan tingkatan sosio ekonomi. Ras mengkategorikan berdasarkan fisik, budaya, keturunannya. Gender mengkategorikan berdasarkan jenis kelamin. Orientasi Seksual mengkategorikan orang sebagai heteroseksual dan Tingkatan Sosio Ekonomi mengkategorikan orang berdasarkan tingkat seseorang dalam hirarki. • Komunikasi Interpersonal merupakan komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih secara langsung (face to face) yang bertujuan untuk mengkomunikasikan perasaan, ide, informasi, berita dan masih banyak lagi. Komunikasi Interpersonal dibagi menjadi dua, diadik dan small group (kelompok kecil). Diadik adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang secara langsung. Sedangkan small group (kelompok kecil) adalah komunikasi yang terjadi antara tiga orang atau lebih secara langsung dan semua terlibat dalam berkomunikasi. Komunikasi interpersonal dapat dilakukan secara verbal dan nonverbal. • Komunikasi Kelompok merupakan komunikasi dimana tiga orang atau lebih yang seirng berinteraksi dan mempunyai satu kesatuan. Komunikasi kelompok mempunyai interaksi yang minim diluar tujuan mereka, mereka hanya berkomunikasi untuk tujuan itu. Komunikasi kelompok memiliki kesadaran yang tinggi dan anggotanya saling mengakui keanggotaannya. Contoh dari komunikasi kelompok adalah rapat, konferensi dan masih banyak lagi. Ada beberapa jenis komunikasi kelompok yaitu, kelompok primer, kelompok sekunder, kelompok formal, dan kelompok informal. Kelompok primer merupakan sebuah kelompok dimana anggotanya saling mengenal secara dekat. Contohnya seperti teman bermain, RT dan masih banyak lagi. Kelompok sekunder merupakan kelompok dimana anggotanya tidak sedekat di kelompok primer. Contohnya seperti partai politik. Kelompok Formal merupakan kelompok dimana ada peraturan yang harus dipatuhi. Contohnya seperti organisasi – organisasi. Terakhir, kelompok informal adalah kelompok dimana mereka terbentuk karena sering berinteraksi satu sama lain. Contohnya seperti ibu – ibu arisan.  • Komunikasi Organisasi, yaitu komunikasi dimana orang – orangnya mempunyai tujuan masing – masing tetapi bekerja sama untuk suatu tujuan. Masing – masing individu mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri. Ada dua jenis komunikasi organisasi yaitu, organisasi formal dan informal. Organisasi formal merupakan organisasi yang berisi dari dua orang atau lebih dengan tujuan yang sama dan berkumpul secara sadar. Contohnya seperti sekolah, PT (perseroan terbatas). Sedangkan organisasi informal merupakan organisasi dimana dua orang atau lebih berkumpul dengan suatu tujuan dan sering berinteraksi tetapi  berkumpul secara tidak sadar. Contohnya seperti arisan ibu – ibu. • Komunikasi Publik, yaitu sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang terarah tetapi tidak berkumpul pada satu tempat melainkan tersebar. Mereka mempunyai interaksi yang sangat minim karena hanya satu pihak yang berbicara. • Komunikasi antar budaya, yaitu komunikasi yang terjadi antar orang dengan latar belakang budaya yang berbeda. Semisal, ada budaya yang memiliki bahasa yang berbeda, komunikasi antar budaya ini akan membantu orang dari dua budaya tersebut agar bisa berkomunikasi dan menghindar kesalahpahaman. Peran bahasa sangat penting dalam komunikasi antar budaya. Contoh, bahasa Indonesia dapat membantu orang dari Jawa dan orang dari Sunda untuk berkomunikasi.  B). Karakteristik • Komunikasi Intrapersonal yaitu, dapat merubah orang baik negatif maupun positif. Informasi – informasi yang terkumpul akan langsung diolah dan disimpan.• Komunikasi Interpersonal yaitu, bersifat menasihati, kita dapat mengetahui makna dari apa yang ingin disampaikan, hubungan yang dekat, sering berinteraksi.• Komunikasi Kelompok yaitu, berinteraksi agar mencapai apa yang ingin dicapai, anggota terbentuk oleh peraturan – peraturan yang ada, anggota saling bergantung satu sama lain.• Komunikasi Organisasi yaitu, berinteraksi untuk mencapai tujuan, anggota terikat oleh aturan – aturan.• Komunikasi Publik yaitu, interaksinya sangat minim, satu pihak yang berbicara, feedbacknya tidak terlalu banyak, banyak orang, biasanya telah direncanakan.• Komunikasi antar budaya yaitu, bahasa merupakan peran yang penting, menyampaikan pesan dengan benar agar menghindar dari kesalahpahaman.2. A). Budaya, secara umum, merupakan cara hidup yang mengatur manusia, seperti apa yang mereka harus lakukan, tingkah laku mereka, menentukan sikap mereka, apa yang etis dan apa yang tidak dan semacamnya. Dalam budaya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan kesenian, hukum, adat – istiadat, moral, dan kebiasaan – kebiasaan manusia. Menurut Koentjaraningrat, ada tujuh unsur dalam budaya yaitu, bahasa, sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi dan kesenian. Bahasa merupakan suatu alat untuk meneruskan budaya dan ada dua macam bahasa yaitu, bahasa lisan dan bahasa tulis. Sistem pengetahuan merupakan pengetahuan tentang lingkungan sekitar suatu masyarakat, seperti sifat – sifatnya, tingkah laku satu sama lain. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial merupakan sistem dimana anggotanya merasa akrab satu sama lain. Sistem peralatan hidup dan teknologi meliputi cara memproses bahan – bahan. Sistem mata pencaharian hidup meliputi pekerjaan dan tingkat ekonominya. Sistem Religi meliputi keyakinan dan keagamaan dan terakhir kesenian meliputi kreativitas orang – orang dalam budaya tersebut. Budaya dapat di bagi menjadi beberapa orientasi budaya. Pertama, high context culture (HCC) dan low context culture (LCC). Contoh HCC adalah Indonesia dan contoh LCC adalah Amerika. Amerika selalu mengatakan apa yang harus dikatakan atau bisa dibilang straightforward, sedangkan Indonesia sebaliknya. Kedua, individual vs kolektif. Indonesia merupakan negara dimana masyarakatnya bersifat kolektif atau “berkelompok”, sedangkan Amerika sebaliknya. Masyarakat Amerika sangat individualis. Ketiga, monokronik dan polikronik. Budaya tidak bisa dilihat secara langsung. Budaya bersifat subjektif yang berarti setiap budaya berbeda. Kita akan merasakan budaya saat kita melanggar konvensi budaya tertentu, saat kita berinteraksi dengan budaya yang berbeda, dan saat kita diterpa oleh analisis ilmiah mengenai budaya. B). Hubungan antar budaya dan komunikasi Komunikasi dan Budaya saling mempengaruhi. Contoh, cara orang sunda dan orang batak berkomunikasi sangat berbeda, disitulah budaya mempengaruhi komunikasi. Di setiap budaya, akan ada suatu pesan yang ingin disampaikan kepada budaya lain dan untuk menyampaikan pesan, dibutuhkan komunikasi yang baik. Komunikasi membantu menyampaikan pesan tersebut kepada budaya lain. Semisal, kita melanggar suatu peraturan di budaya asing tanpa sengaja, dengan komunikasi, pelanggaran peraturan tersebut bisa diselesaikan dengan baik. C). Budaya bersifat subjektif dan tidak bisa dibandingkan dengan budaya lain, maka dari itu, komunikasi membantu untuk menyampaikan pesan – pesan tertentu dengan beradaptasi. Sikap kita saat berhadapan dengan budaya lain akan mempengaruhi seperti apa budaya kita sendiri. Maka dari itu, sikap yang harus kita ambil untuk merespon perbedaan budaya dalam berkomunikasi adalah, kita harus bisa menerima budaya itu apa adanya. Setiap budaya memang berbeda – beda. Mereka memiliki keunikan tersendiri. Ada tiga tahap dimana seseorang beradaptasi dengan budaya lain. Pertama, sosialisasi budaya, yaitu pengenalan budaya. Contoh, biasanya orang yang beradaptasi dengan budaya baru cenderung akan mengobservasi tingkah laku dan perilaku orang – orang dalam budaya tersebut. Mereka akan melihat cara mereka menyikapi hal – hal tertentu, cara mereka makan, cara mereka menghormati orang tua dan lain – lain. Kedua, persuasi budaya, yaitu fase dimana seseorang akan dipengaruhi untuk menerima suatu budaya. Dalam fase ini, biasanya orang akan mulai terbiasa dengan budaya tersebut. Contoh, ketika seseorang mengikuti dialek suatu budaya seperti dialek Sunda. Ketiga, dominasi budaya, yaitu fase dimana seseorang dipaksa untuk menerima budaya tersebut. Contoh, ketika seseorang sedang makan di rumah orang yang memiliki budaya barat, mereka akan mengikuti ritual sebelum makan sesuai dengan budaya barat. Mengadaptasi ke budaya yang berbeda merupakan suatu hal yang tidak gampang. Menurut Ruben, Stewart & Householder, ada 4 fase yang harus dilalui. Pertama, fase honeymoon dimana orang – orang menemukan hal baru dan masih ingin tahu lebih banyak. Setelah fase honeymoon adalah fase frustration dimana keingintahuan seseorang menurun. Lalu memasuki fase readjustment dimana orang akan mencari pilihan lain dan yang terakhir adalah fase resolution dimana orang itu akan berpartisipasi dalam suatu budaya, atau mengikuti tetapi tidak menyeluruh atau bisa juga mereka mundur.3. A).Teknologi adalah sesuatu yang mengekstensi manusia atau suatu proses untuk              memproduksi barang untuk mencapai suatu tujuan. Teknologi sangat dibutuhkan di masa kini dan perkembangan teknologi melaju sangat cepat. Kita sudah menerapkan teknologi dalam kehidupan sehari – hari, seperti menggunakan kendaraan bermotor, memasak menggunakan teknologi, mencari hiburan melalui gadget atau smartphone dan masih banyak lagi. Teknologi sudah digunakan dalam segala bidang, dari komunikasi, infrastruktur, belajar, transportasi dan masih banyak lagi. Teknologi akan terus berkembang dan kita harus pintar dalam menggunakannya. Ada lima jenis teknologi yang kita sering pakai sehari – hari. Pertama adalah teknologi komunikasi, yaitu menggunakan teknologi untuk menyampaikan dan menerima pesan dari satu tempat ke tempat lainnya. Contohnya, komputer, telefon, smartphone, dan masih banyak lagi. Teknologi – teknologi tersebut memperlancar komunikasi karena dapat menyampaikan pesan dengan cepat dan tidak susah. Kedua adalah teknologi konstruksi, yaitu teknologi yang digunakan untuk membuat infrastruktur seperti traktor, desain menggunakan 3D dan lain – lainnya. Ketiga adalah teknologi medis, yaitu teknologi yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan manusia. Teknologi tersebut dapat membantu untuk mendiagnosa penyakit, untuk penelitian yang mencari cara untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan masih banyak lagi. Teknologi medis sangat penting karena lebih efisien dan bisa menyelamatkan banyak orang. Keempat adalah teknologi informasi, yaitu teknologi yang digunakan untuk menyimpan informasi. Teknologi ini sangat membantu untuk memberi informasi pada waktu yang tepat dan dapat membantu menyelesaikan tugas juga meyakinkan bahwa informasi tersebut akurat. Contoh teknologi informasi adalah bank. Bank menggunakan teknologi informasi untuk mengurusi informasi – informasi dan juga pelanggan mereka. Terakhir adalah teknologi bisnis, yaitu teknologi yang digunakan untuk membantu usaha bisnis. Teknologi ini membantu bersaing di pasar. Contohnya, perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar karena menggunakan teknologi bisnis.   B). Teknologi komunikasi memang bisa dikatakan lebih unik dibandingkan teknologi lainnya karena teknologi komunikasi sudah memperlancar penyampaian pesan, baik informasi atau hiburan, dengan efisien. Ada beberapa fungsi teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi dapat memproduksi dan mendistribusikan pesan dan informasi. Tahap – tahapnya ada empat, yaitu produksi, transmisi, reproduksi dan amplifikasi, dan menampilkan. Maksud produksi adalah membuat konten pesan, seperti ink on paper. Transmisi artinya menyampaikan pesan tersbut. Reproduksi dan Amplifikasi adalah menduplikat pesan dan memperkuat jangkauan pesan. Menampilkan berarti menunjukkan pesan. Teknologi komunikasi dibagi menjadi dua, yaitu teknologi analog dan teknologi digital. Teknologi analog adalah saat suatu informasi diproses dalam satu format yang mengakibatkan informasi tersebut hanya bisa dibaca menggunakan satu format itu saja. Sedangkan teknologi digital adalah dimana suatu informasi diproses dalam berbagai macam format dan dalam satu perangkat bisa melihat berbagai macam informasi. Teknologi Informasi juga mempunyai tipe – tipe. Ada teknologi komunikasi massa, contohnya adalah televisi dan radio. Ada teknologi komunikasi kelompok dan organisasi, contohnya adalah telepon dan majalah dinding. Ada teknologi komunikasi interpersonal, contohnya surat pribadi dan email. Terakhir ada teknologi komunikasi intrapersonal, contohnya buku harian dan cermin.C). Menurut saya, peluang yang dihadapi masyarakat kontemporer sebagai akibat dari perkembangan teknologi komunikasi yang berlangsung adalah, semua lebih efisien dan lebih cepat. Orang – orang bisa lebih produktif dengan teknologi komunikasi yang sudah berkembang sangat cepat dan teknologi komunikasi bisa menjadi kemajuan dari globalisasi. Manusia bisa belajar lebih banyak dan lebih cepat dengan teknologi komunikasi dan meningkatkan kreativitas. Namun, teknologi komunikasi juga mempunyai tantangan bagi masyarakat kontemporer, yaitu bergantungan kepada teknologi. Kini, manusia tidak bisa terlepas dari yang namanya teknologi.  Orang cenderung dikuasai oleh teknologi dan disaat tidak ada teknologi, manusia tidak bisa melakuakan apa – apa karena sudah terlalu bergantungan kepada teknologi. Teknologi juga tidak mengenal yang namanya moral dan oleh sebab itu, kita mulai kehilangan sisi manusiawi kita. Juga dengan berkembangnya teknologi komunikasi, menciptakan kesempatan bagi orang – orang untuk melakukan kejahatan. Semisal, ada yang menipu orang untuk mendapatkan uang dengan menelfon nomor orang lain. Walaupun begitu, kita harus bisa mengambil sisi positif dari teknologi komunikasi dan menghindar dari sisi negatifnya.REFERENSI :http://www.contohsurat.co.id/2017/06/pengertian-budaya.html https://www.kompasiana.com/putri312/hubungan-antara-komunikasi-dan-kebudayaan_5711ec27b292731805c879db https://www.bersosial.com/threads/pengertian-teknologi-definisi-teknologi-dan-apa-itu-teknologi.36813/ Catatan dari tanggal 20 Oktober, 17 November hingga 28 November 2017Nurudin dalam buku Ilmu Komunikasi